Rabu, 27 April 2016

Dalam Penantian Kami Berdoa

Ya Allah yang Janji-Mu takan pernah ingkar.

Siapkanlah seseorang yang akan mendampingi sisa hidup kami
Yang akan dengan senang hati membimbing kami kejalan yang Engkau ridhoi
Yang selalu memuliakan kami sebagai pasangan halalnya

Ya Allah Yang Maha tempat kami meminta.

Dia yang kami harapkan adalah dia yang sekarang sedang memperbaiki diri
Dia yang menjaga pandangannya
Dia yang baik agamanya, baik amalan wajib dan sunnahnya
baik bacaan qur'annya, baik rezekinya, baik pula rupa, akhlak dan santunnya

Dia yang mempunyai hati yang menentramkan
Mempunyai tatapan yang meneduhkan
Mempunyai lisan yang menyejukkan
Adalah dia yang apabila kami bersamanya, surgaMu terasa begitu dekat Ya Rabb

Ya Allah yang mengetahui segala isi hati.

Bantulah pula kami untuk memantaskan diri
Memperbaiki selayaknya seperti dia yang kami harapkan
Agar kelak pantas mendampingi dia sehidup hingga sesurga
Bersama, selamanya. 

Jumat, 26 Februari 2016

SEMESTER LIMA


Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Pada kesempatan kali ini saya mau berterimakasih yang amat sangat kepada Allah karena masih memberikan umur, rezeki, serta kesehatan. Terimakasih pula kepada Mama, Papa dan Adik yang tiap hari selalu jadi ‘alarm’ untuk mengingatkan sholat, makan, dan belajar. Terimakasih juga atas uang bulanan yang selalu dilebihkan ya, Ma Pa. Ohya,  nggak ketinggalan, thanks to semester lima yang melelahkan!

Sesuai judul dari tulisan ini, topik yang akan saya bahas kali ini mengenai suka duka nya jadi mahasiswa semester lima khususnya mahasiswa farmasi. Cocok banget nih buat kamu adek-adek semester bawah yang penasaran dengan ‘gimana sih kak jadi mahasiswa semester 5 itu?’  semoga tulisan ini bisa  sedikit memberi informasi. Itupun jika ada.

Mulai  ya.

Sebelum masuk semester lima, saya sudah mendapat kabar burung dari kakak tingkat yang dengan sangat  cepat beredar. Kabarnya itu bukan sekedar kabar burung semata, tapi benar-benar fakta. Iya, jadi gini, pas akhir-akhir semester empat lalu, kita dapat info dari kakak-kakak tingkat kalo semester lima itu semester yang paling sulit, paling capek, paling banyak keluar duit, paling ribet, paling-paling deh pokoknya. Dan ternyata infonya itu akurat, berimbang, dan terpecaya. Yang kita dapatkan pada saat itu emang sih hanya kabar buruknya aja. Tapi setelah dijalani, ternyata ada kabar baiknya juga loh. Mau tau apa aja? Mari lanjut membaca J

Senin, 14 September 2015

Belajar Jadi Pengusaha


Assalamu’alaikum  warahmatullahi wabarakatuh.

Bagaimana kabarnya saudara-saudariku? Semoga kalian semua selalu dalam keadaan yang terbaik. By the way ini merupakan postingan pertama saya ditahun 2015. Iya, akhir-akhir ini hampir semua media sosial jarang saya mainkan, terlebih blog ini. Itu dikarenakan bulan September 2014 lalu, laptop yang selalu menjadi tempat saya nyurahin apa yang saya pikirkan menjadi sebuah tulisan di blog ini hilang diambil orang, sehingga jangankan mau buat tulisan diblog, buat tugas kuliah saja saya harus nebeng dulu minjem laptop temen. :’)

Disamping itu, akhir-akhir ini terutama awal april lalu, saya disibukan dengan kegiatan yang baru, yang bener-bener baru. Tepat pada tanggal 1 April 2015 lalu, saya sama tante buka usaha, ya semacam belajar jadi young entrepreneur gitu deh. Fyi, usia saya  dan tante tidak terpaut jauh, saya kelahiran tahun '96, sedangkan tante kelahiran tahun '90, cuma beda 6 tahun doang, jadinya banyak hal-hal yang sepikiran. Ohya, usaha yang kami dirikan ini usahanya itu usaha perempuan banget, usaha Laundry. Awalnya sih kita mau buka toko muslimah gitu yang jual baju, rok, gamis, dan  jilbab, tapi karena keterbatasan modal yang kami miliki, yaudah deh fix nya laundry aja. Modalnya fifty-fifty dengan tante. Ohya, untuk modalnya sendiri, saya bermodal dari hasil tabungan saya yang rencananya mau dibelikan laptop, tapi berhubung uangnya masih jauh sekali dari budget harga laptop, yaudahlah dimodalkan saja untuk buka usaha, berharap usahanya lancar, modal kembali, meraih keuntungan yang berlipat-lipat. 

Pada bulan pertama, penghasilan bersih yang kita dapatkan  tidak  banyak, maklumlah belum punya banyak pelanggan. Karna ini usaha saya dan tante yang mengelolah, kita bagi-bagi tugas. Saya yang antar-jemput laundry, tante yang nungguin kiosnya. Ohya, Bos nya kita berdua, karyawannya pun kita berdua. Iya, kita emang sengaja engga pakai karyawan, karena kalo pakai karyawan nanti malah kitanya yang gadapat gaji. Hitung-hitungannya harus pandai, biar ga rugi. Maklumlah, tante anak jurusan ekonomi, paham betul masalah untung rugi. Kalo saya mah anak farmasi, yang pasti...... punya hati. *ehm*

Kamis, 09 Oktober 2014

Semester Tiga

Selamat datang semester tiga!

Cie yang udah jadi senior, ciee duoo tigoo.

Ehem.
Gakerasa ya udah masuk mahasiswa tingkat III aja, perasaan baru kemarin deh dateng kekampus pagi-pagi buta macam orang gila terus dibentak-bentak sama senior, selama seminggu tidur cuma 4jam/hari, kali pertama makan pete dan nangis karna gabisa nolak, tiarap, guling-gulingan dilapangan, cium bumi stikes subuh-subuh. Ah sudahlah, itu hanya masa-masa ospek yang sulit dilupakan saja.

Dan sekarang udah masuk semester 3. cie gitu.

Semester baru kan ya, banyak yang baru juga ternyata, mulai dari mahasiswa baru, ruang kuliah baru, komting baru, dan peraturan baru. Eits, peraturan baru? apasih? iya, peraturan baru. Jadi ceritanya dikampus lagi menerapkan aturan kepada mahasiswanya bagi yang cewe pakaiannya harus sopan dan bawahannya diharuskan pake rok, dan bagi yang cowo pakaian harus sopan dan bawahannya celana dasar. Jadi udah ga dibolehin lagi pake-pake celana jins setan-iblis gitu. Awal-awalnya banyak yang kurang setuju, tapi akhir-akhirnya diikutin juga.

Hmm. 

Jumat, 29 Agustus 2014

Stopmotion dan Timelapse

Hai.

Sekarang aku lagi liburan semester loh. Iya, cuma ngasih tau aja sih.
Selama liburan semester ini, gak banyak kegiatan yang aku lakuin, diantaranya hanya:

Kegiatan wajib: bangun tidur, cek hp, ambil air wudhu, sholat, buat/beli sarapan, nganter adek sekolah, nyuci piring, nyuci baju, ngpel, masak, beres-beres rumah, nonton tv, selfie, cek instagram, cek recent update, cek timeline, makan, mandi, ke wc, tidur. (catatan: kegiatan tersebut terkadang berulang-ulang dan tak berurutan)

Kegiatan selingan: nah, selama aku liburan semester ini project/kerjaan selingan yang ingin aku kerjakan adalah  membuat stopmotion dan timelapse langsung dari henpon, no kamera slr/dslr (karena emang nggak punya).

Sebelumnya aku kasih tau dulu ya, untuk membuat stopmotion dan timelapse ala-ala ini, terlebih dahulu kamu harus punya dulu henpon, itu yang terpenting. Selain henpon, juga  harus punya aplikasi editing instan seperti Lapse It Pro (for android) atau iMovie (for iOS). Tapi berhubung henpon aku jenis android, maka aku pake Lapse It Pro. Dan yang harus disiapkan selanjutnya adalah: powerbank, lazypod/tripod, kursi/meja, bahan-bahan untuk stopmotion dan beberapa cemilan.

Mau tau gimana tutorial buat stopmotion dan timelapse ala winda? nih:

Cara buat stopmotion ala winda: tentuin dulu temanya apa, lalu siapin alat dan bahan, baru deh pengerjaannya: dimulai dari membuat gambar, terus diwarnain, terus diguntingin, buka aplikasi editing lalu setting ke 'stopmotion', terus difoto-fotoin, tiap gambar/benda yang digerakin harus langsung difoto, lalu semua fotonya digabungin jadi sebuah video dengan durasi sesuai selera, tambahin backsound yang menarik, dan jadilaaaaaaah, stopmotion!!